Praktis dan Bergizi, Bandeng Presto Jadi Menu Favorit Idul Fitri Warga Kota Delta
Bandeng Presto khas Sidoarjo menjadi pilihan praktis dan bergizi untuk hidangan Lebaran. Simak mengapa menu duri lunak ini jadi favorit warga Kota Delta.
Sidoarjo – Perayaan Lebaran selalu identik dengan berbagai hidangan khas yang tersaji di meja makan keluarga. Selain ketupat, opor ayam, dan sambal goreng ati, banyak masyarakat juga menghadirkan olahan ikan sebagai pelengkap sajian Hari Raya. Salah satu menu yang tetap menjadi favorit lintas generasi adalah Bandeng Presto.
Olahan ikan bandeng yang dimasak menggunakan teknik presto (tekanan tinggi) ini dikenal memiliki tekstur daging yang sangat lembut. Keunggulan utamanya terletak pada duri ikan yang menjadi lunak, sehingga aman dan praktis untuk dikonsumsi seluruh anggota keluarga.
Rasa gurih yang meresap hingga ke tulang membuat Bandeng Presto sangat cocok disandingkan sebagai lauk pendamping berbagai menu Lebaran lainnya.
Di Kabupaten Sidoarjo, ikan bandeng merupakan salah satu komoditas perikanan unggulan yang melimpah. Kawasan tambak di daerah pesisir Kota Delta ini menghasilkan bandeng berkualitas tinggi yang diolah menjadi berbagai produk turunan, termasuk Bandeng Presto. Kondisi inilah yang membuat banyak keluarga di Sidoarjo memilih menu ini sebagai sajian spesial Idulfitri.
“Kalau Lebaran biasanya selalu ada Bandeng Presto di rumah. Rasanya gurih dan proses penyajiannya sangat mudah,” ujar Herianto, salah seorang warga Sidoarjo, Senin (16/3/2026).
Proses memasak Bandeng Presto umumnya menggunakan racikan bumbu alami seperti bawang putih, kunyit, ketumbar, dan daun salam. Ikan kemudian dimasak dalam panci bertekanan tinggi dalam waktu tertentu hingga dagingnya empuk dan bumbu meresap sempurna.
Selain dinikmati langsung setelah keluar dari panci presto, hidangan ini sangat fleksibel untuk diolah kembali. Sebagian warga memilih menggorengnya sebentar untuk mendapatkan tekstur kulit yang renyah (krispi), sementara yang lain lebih menyukai penyajian orisinal dengan cocolan sambal terasi atau sambal kecap.
“Biasanya digoreng sebentar supaya lebih renyah, lalu dimakan dengan sambal bersama keluarga,” kata warga lainnya.
Di berbagai daerah, Bandeng Presto hampir tidak pernah absen dalam acara keluarga. Menu ini dinilai praktis karena dapat disiapkan jauh-jauh hari dan tetap nikmat saat dipanaskan kembali.
Tak hanya soal rasa, ikan bandeng juga dikenal kaya akan kandungan gizi. Ikan ini memiliki kadar protein tinggi serta nutrisi penting lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Dengan perpaduan rasa gurih, tekstur lembut, dan kepraktisannya, Bandeng Presto tetap menjadi primadona di meja makan saat Lebaran. Bagi masyarakat Sidoarjo, menu sederhana namun kaya rasa ini menjadi pelengkap kehangatan saat momen silaturahmi bersama sanak saudara. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

