DLHK Sidoarjo Minta Maaf Soal Sampah TPS3R Terungkulon
Bupati Sidoarjo Subandi bersama Plt Kepala DLHK Sidoarjo, Arif Mulyono saat sidak tumpukan sampah di TPS3R Desa Terungkulon, Kecamatan Krian. (FOTO: Syaiful Bahri/TIMES Indonesia)

DLHK Sidoarjo Minta Maaf Soal Sampah TPS3R Terungkulon

Plt Kepala DLHK Sidoarjo Arif Mulyono meminta maaf atas tumpukan sampah di TPS3R Terungkulon dan berjanji membentuk manajemen baru melalui Koperasi Pengelola Sampah.

TIMES Sidoarjo,Rabu 8 April 2026, 19:28 WIB
824
S
Syaiful Bahri

SidoarjoPelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo, Arif Mulyono, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Desa Terungkulon dan lingkungan Pesantren Al-Amanah Junwangi. Permintaan maaf ini terkait polusi bau tak sedap yang dipicu tumpukan sampah di TPS3R setempat.

Pernyataan tersebut disampaikan Arif saat mendampingi Bupati Sidoarjo, Subandi, dalam inspeksi mendadak (sidak) di lokasi terdampak, Rabu (8/4/2026).

“Kami mohon maaf kepada seluruh warga sekitar Desa Terungkulon dan Junwangi yang merasa kurang nyaman akibat adanya tumpukan sampah ini,” ujar Arif.

Arif menjelaskan, penumpukan sampah terjadi lantaran manajemen pengelolaan di tingkat desa sempat vakum. Ia juga mengakui bahwa pengawasan dari DLHK Sidoarjo belum berjalan optimal di lokasi tersebut.

“Kami harus mengawasi sekitar 350 TPS di seluruh kabupaten, sehingga pengawasan memang belum maksimal. Namun, laporan dan pengawasan langsung dari masyarakat sangat membantu kami mempercepat penanganan,” ungkapnya.

Pembentukan Manajemen Baru TPS3R

Sebagai langkah perbaikan permanen, DLHK Sidoarjo akan segera memfasilitasi pembentukan Koperasi Pengelola Sampah (KSP) di TPS3R Terungkulon. Langkah ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah desa setempat agar tidak terjadi kevakuman serupa di masa depan.

“Nanti dibentuk KSP yang mencakup petugas pengangkut dan pemilah. Iuran dari warga akan dikelola secara transparan, sehingga residu sampah dapat rutin diangkut ke TPA,” jelas Arif.

Arif menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada DLHK. Diperlukan komitmen kolektif antara pemerintah desa dan partisipasi aktif masyarakat agar sistem pengolahan berjalan efektif.

“Ujung tombak pengelolaan sampah ini ada di pemerintah desa, termasuk peran penting RT dan RW. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan di seluruh TPS3R,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Syaiful Bahri
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Sidoarjo, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.