Sinergi Pemkab dan Muhammadiyah Sidoarjo: Dari Integrasi Perizinan Digital Hingga Sertifikasi Wakaf
Pemkab Sidoarjo permudah perizinan sekolah dan rumah ibadah Muhammadiyah. Bupati Subandi siapkan sistem digital dan percepatan sertifikasi wakaf.
SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menyiapkan kemudahan perizinan bagi sekolah dan rumah ibadah milik Muhammadiyah. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemkab Sidoarjo mempercepat pelayanan publik yang transparan dan efisien.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo Subandi saat bersilaturahmi dan berdialog dengan jajaran Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Sidoarjo di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Sidoarjo, Senin (3/8/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah program strategis yang membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dan Muhammadiyah, mulai dari pelayanan pendidikan, legalitas aset wakaf, dana hibah, hingga layanan kesehatan.
Bupati Subandi menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen hadir untuk mempermudah berbagai urusan administrasi yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.
"Pemerintah daerah berada pada posisi mendukung dan mempermudah. Kita ingin seluruh proses perizinan, pengelolaan aset wakaf, hingga hibah berjalan terang benderang dan berdampak nyata bagi warga," ujar Subandi, Senin (3/8/2026).
Ia menjelaskan, penyederhanaan layanan perizinan akan dilakukan melalui sistem digital yang saat ini sedang disiapkan oleh Pemkab Sidoarjo. Melalui sistem ini, lembaga pendidikan maupun pengelola rumah ibadah dapat memantau perkembangan proses perizinan secara transparan.
"Melalui integrasi layanan digital, proses perizinan akan lebih mudah dipantau. Harapannya, pelayanan menjadi lebih cepat, terbuka, dan memberi kepastian bagi masyarakat maupun lembaga yang mengajukan perizinan," tambahnya.
Selain perizinan, Subandi menyebut Pemkab Sidoarjo akan memperkuat akuntabilitas penyaluran hibah dengan melibatkan dinas teknis serta pendampingan dari Inspektorat guna menjamin ketertiban administrasi dan kepastian hukum.
Pemkab Sidoarjo juga berkomitmen memfasilitasi percepatan sertifikasi tanah wakaf melalui koordinasi bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar aset wakaf umat memiliki legalitas yang kuat.
Ketua PD Muhammadiyah Sidoarjo, A. Dzo'ul Milal, menyambut baik komitmen Pemkab Sidoarjo. Menurutnya, komunikasi intensif antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan menjadi modal penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang optimal.
"Prinsipnya sederhana. Persatuan merupakan fondasi paling dasar dari setiap capaian positif. Apabila koordinasi antara Pemkab Sidoarjo dan Muhammadiyah berjalan cair, berbagai persoalan publik akan lebih mudah kita selesaikan bersama," kata Dzo'ul Milal.
Ia berharap sinergi ini berlanjut dalam bentuk program nyata yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Sidoarjo. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

