Wabup Sidoarjo Dorong Dapur SPPG dan Koperasi Desa Mergosari Jadi Motor Ekonomi
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana saat sidak dapur SPPG di Kecamatan Tarik. (FOTO: Dok. Kominfo Sidoarjo)

Wabup Sidoarjo Dorong Dapur SPPG dan Koperasi Desa Mergosari Jadi Motor Ekonomi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana (Mak Mimik) mendorong sinergi Dapur SPPG dan Koperasi Desa Merah Putih di Mergosari untuk perkuat ekonomi desa dan gizi warga.

TIMES Sidoarjo,Rabu 15 April 2026, 18:37 WIB
1.3K
S
Syaiful Bahri

SidoarjoWakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, mendorong penguatan peran dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak sekadar menjadi penyedia makanan. Ia berharap program tersebut menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan.

Hal tersebut ditegaskan Mimik saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dapur SPPG Desa Mergosari, Kecamatan Tarik, Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, keberadaan SPPG harus dikolaborasikan secara strategis dengan Koperasi Desa Merah Putih. Langkah ini bertujuan agar manfaat program pemerintah pusat tersebut dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat setempat.

“Kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan bisa saling melengkapi dengan program SPPG. Prinsipnya adalah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” ujar sosok yang akrab disapa Mak Mimik tersebut.

article

Politisi yang juga menjabat Ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo ini menilai, sinergi kedua program tersebut sejalan dengan visi Presiden RI Prabowo Subianto dalam mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis gotong royong.

Ia menekankan bahwa kolaborasi ini memberikan dampak ganda: menjamin pemenuhan gizi melalui program Makan Bergizi Gratis sekaligus menggerakkan roda ekonomi di tingkat desa.

“Harapannya semua masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Tidak hanya kebutuhan gizi yang terpenuhi, tetapi perekonomian desa juga ikut tumbuh melalui pelibatan warga,” imbuhnya.

Fasilitas Dapur SPPG Mergosari Jadi Percontohan

Dalam sidak tersebut, Mimik memastikan seluruh fasilitas di dapur SPPG Mergosari telah berfungsi optimal. Berdasarkan tinjauannya, mulai dari instalasi pengolahan air limbah (IPAL) hingga area produksi makanan sudah memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP).

Mak Mimik juga memberikan apresiasi khusus terhadap aspek sanitasi. Menurutnya, kebersihan lingkungan produksi adalah kunci utama dalam program pemenuhan gizi.

“Kondisi dapur sudah bersih, tidak ada celah yang berpotensi menjadi sarang hama. Standar kebersihan ini harus dipertahankan secara konsisten agar kualitas makanan tetap terjaga,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Syaiful Bahri
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Sidoarjo, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.