Di Tengah Proses Hukum, Operasional dan Perawatan Satwa Jadi Prioritas Manajemen KBS
Manajemen terus menjaga stabilitas operasional agar seluruh satwa berada dalam kondisi terawat serta kebutuhan kesehariannya tetap terpenuhi.
SURABAYA – Di tengah dugaan adanya tindak pidana korupsi, Manajemen Perusahan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) menegaskan bahwa perawatan dan pemeliharaan satwa tetap menjadi prioritas utama.
Hal tersebut ditegaskan Direktur Operasional KBS, Nurika Widyasanti. Ia memastikan seluruh perawatan satwa, pemenuhan kebutuhan dasar, serta pengelolaan keseharian satwa tetap berjalan sesuai dengan standar yang berlaku.
"Proses hukum yang sedang berlangsung tidak mengganggu operasional perawatan dan pemeliharaan satwa maupun pelayanan kepada pengunjung," ujarnya, Minggu (8/2/2026).
Manajemen terus menjaga stabilitas operasional agar seluruh satwa berada dalam kondisi terawat serta kebutuhan kesehariannya tetap terpenuhi.
"Seluruh kegiatan operasional dilaksanakan sesuai standar yang berlaku dan tetap berjalan sebagaimana mestinya," ujarnya.
Direktur KBS menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan meningkatkan kesejahteraan satwa. Upaya ini merupakan bagian dari tanggung jawab KBS sebagai lembaga konservasi yang mengedepankan kesejahteraan satwa.
"Kami mengapresiasi perhatian Kejaksaan Tinggi Jawa Timur terhadap keberlangsungan perawatan dan kesejahteraan satwa. Dan kami juga menghormati serta bersikap kooperatif dalam mengikuti proses hukum yang sedang berlangsung," tegas Nurika.
Terkait dokumen dan barang sitaan lainnya, ia menyerahkan sepenuhnya pada pihak yang berwenang untuk bisa menyampaikan secara detail. "Sambil menunggu kabar lebih lanjut dari pihak terkait," tandasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


