Gandeng Koperasi Desa Merah Putih, Dekopinda Sidoarjo Targetkan Regenerasi Milenial
Ketua Dekopinda Sidoarjo Bambang Pujianto berkomitmen perkuat sinergi dengan Koperasi Desa Merah Putih dan Pemkab Sidoarjo demi benahi 1.200 koperasi tidak sehat.
Sidoarjo – Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Sidoarjo menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) serta Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Langkah ini diambil guna memperkuat gerakan ekonomi kerakyatan di Kota Delta.
Komitmen tersebut ditegaskan oleh Ketua Dekopinda Sidoarjo periode 2025–2030, Bambang Pujianto, usai prosesi pelantikan pengurus di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (3/3/2026).
Bambang menjelaskan, Dekopinda merupakan wadah perjuangan bagi seluruh koperasi di Kabupaten Sidoarjo. Saat ini, tercatat ada sekitar 1.800 hingga 1.900 unit koperasi di Sidoarjo, jumlah yang belum termasuk KDMP.
"Dekopinda adalah wadah perjuangan gerakan koperasi di Sidoarjo. Insyaallah kami akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan seluruh koperasi yang ada," ujar Bambang.
Politikus Partai Gerindra yang juga menjabat Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo ini memastikan pengurus tidak akan tinggal diam usai dilantik. Dalam waktu dekat, Dekopinda akan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) untuk menyusun program kerja dan anggaran tahun 2026.
Dekopinda Sidoarjo memiliki 16 bidang yang akan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Hasil Rakerda tersebut nantinya dirumuskan menjadi rekomendasi resmi kepada Pemkab Sidoarjo.
"PR kami masih banyak. Setelah Rakerda, hasil kerja masing-masing bidang akan kami sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten sebagai bentuk rekomendasi," jelasnya.
Sinergi dengan Koperasi Desa Merah Putih
Terkait hubungan dengan Koperasi Desa Merah Putih, Bambang menekankan pentingnya berjalan beriringan. Menurutnya, KDMP tetap menjadi bagian integral dari gerakan koperasi yang bernaung di bawah Dekopinda.
"Kita harus bersinergi dengan Koperasi Merah Putih karena itu bagian dari koperasi juga. Wadahnya tetap di Dekopinda," tegasnya.
Tantangan 600 Koperasi Sehat
Bambang juga memaparkan potret kondisi koperasi di Sidoarjo. Dari total sekitar 1.500 lebih koperasi yang terdata (di luar KDMP), tercatat hanya sekitar 600 unit yang masuk kategori sehat. Hal ini menunjukkan lebih dari separuh koperasi di Sidoarjo masih memerlukan pembinaan intensif.
"Inilah PR besar kami. Bagaimana koperasi yang belum sehat bisa kita dorong agar menjadi sehat kembali," ungkapnya.
Edukasi untuk Generasi Muda
Guna meningkatkan minat generasi muda terhadap koperasi, Dekopinda Sidoarjo berencana memperkuat sosialisasi dan pendidikan perkoperasian melalui bidang khusus regenerasi.
"Kami akan masifkan sosialisasi pendidikan perkoperasian agar anak muda kembali tertarik melirik koperasi," tambah Bambang.
Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, yang hadir dalam pelantikan tersebut memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan masa jabatan 2025–2030. Ia berharap pengurus baru membawa semangat segar agar koperasi lebih progresif, kreatif, dan responsif.
"Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen terus mendukung, mendampingi, dan bekerja sama dengan Dekopinda dalam setiap program yang memberi manfaat bagi masyarakat," kata Mimik.
Ia juga mengajak seluruh elemen koperasi untuk memperkuat sinergi dengan semangat gotong royong. "Marilah kita jalankan koperasi secara bersinergi dengan tetap menjaga solidaritas," pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



