Bupati Sidoarjo Subandi secara simbolis menyerahkan beasiswa kepada pelajar tingkat SMA di MPP Sidoarjo. (FOTO: Syaiful Bahri/TIMES Indonesia)

Pemkab Sidoarjo Luncurkan Beasiswa Pendidikan 2026 untuk 4.000 Penerima

Bupati Sidoarjo Subandi meluncurkan Program Beasiswa Pendidikan 2026 untuk 4.000 penerima dari tingkat SD hingga perguruan tinggi, termasuk anak yatim, di MPP Sidoarjo.

TIMES Sidoarjo,Kamis 9 Juli 2026, 17:31 WIB
258
S
Syaiful Bahri

SIDOARJOBupati Sidoarjo Subandi mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan di sektor pendidikan daerahnya. Selain masih ditemukannya anak putus sekolah, tingginya angka pengangguran lulusan perguruan tinggi juga menjadi tantangan yang harus dijawab pemerintah daerah.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo resmi meluncurkan Program Beasiswa Pendidikan Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026 di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Kamis (9/7/2026). Program ini menyasar 4.000 penerima mulai dari tingkat sekolah dasar (SD), pendidikan tinggi, hingga jalur khusus anak yatim.

Peluncuran beasiswa yang menjadi salah satu program prioritas pasangan Subandi-Mimik Idayana ini disaksikan langsung oleh Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori, Sekda Fenny Apridawati, perwakilan Kemenag Sidoarjo, Kepala Cabang Dinas Pendidikan, jajaran Kepala OPD terkait, serta ratusan pelajar dan mahasiswa penerima manfaat.

Bupati Subandi menegaskan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan daerah. Menurutnya, pembangunan fisik tidak akan berarti tanpa diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

"Investasi terbaik yang dapat dilakukan pemerintah adalah investasi pada sumber daya manusia. Kalau anak-anak kita memiliki pendidikan yang baik dan SDM yang unggul, mereka akan memiliki masa depan yang lebih baik sekaligus mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan Kabupaten Sidoarjo," kata Subandi.

Ia menjelaskan, selama periode pemerintahan sebelumnya, Pemkab Sidoarjo telah menyalurkan sekitar 10 ribu beasiswa. Kini, bersama Wakil Bupati Mimik Idayana, jumlah tersebut ditingkatkan dengan target 20 ribu beasiswa selama masa kepemimpinan mereka sebagai bentuk keberpihakan terhadap dunia pendidikan.

Kendati demikian, Subandi mengingatkan bahwa penyaluran beasiswa bukanlah tujuan akhir. Pemerintah daerah juga ingin memastikan angka anak putus sekolah terus berkurang dan para lulusan mampu bersaing di dunia kerja.

"Kita harus memastikan setiap tahun angka anak putus sekolah terus berkurang. Jangan sampai pemerintah sudah memberikan kesempatan melalui beasiswa, tetapi setelah lulus justru masih kesulitan mendapatkan pekerjaan. Karena itu, kualitas SDM harus terus kita tingkatkan," tegasnya.

Ia juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yatim agar tetap memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tanpa terkendala kondisi ekonomi. Subandi meminta seluruh perangkat daerah memberikan pendampingan sehingga mereka dapat menyelesaikan pendidikan dari jenjang dasar hingga menengah.

"Saya berharap beasiswa ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik. Belajarlah sungguh-sungguh, tingkatkan kemampuan, dan jangan mudah menyerah untuk meraih cita-cita," pesan Bupati Subandi kepada para penerima beasiswa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo, Yudhi Iriyanto menjelaskan, Program Beasiswa Pendidikan Tahun 2026 merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memenuhi hak pendidikan masyarakat sekaligus mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

"Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyalurkan beasiswa kepada 4.000 penerima yang anggarannya tersebar di beberapa perangkat daerah," ujar Yudhi.

Yudhi merinci, sebanyak 1.000 beasiswa disalurkan melalui Disporapar untuk kategori prestasi akademik dan nonakademik. Dinas Sosial (Dinsos) menyalurkan 1.000 beasiswa yang terdiri atas 500 mahasiswa dan 500 siswa SMA/sederajat.

Kemudian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberikan 1.500 beasiswa bagi anak yatim jenjang SD hingga SMP, sedangkan 500 beasiswa lainnya dialokasikan bagi penerima di bidang keagamaan.

Menurut Yudhi, seluruh proses seleksi dilakukan secara ketat melalui verifikasi administrasi, verifikasi data, hingga pengecekan lapangan untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar memenuhi syarat.

"Semua tahapan dilakukan secara transparan dan akuntabel agar bantuan pendidikan tepat sasaran sesuai kategori yang telah ditetapkan," jelasnya.

Salah seorang penerima beasiswa prestasi akademik, M. Miftakhul Zulfiansyah, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa), mengaku bersyukur atas perhatian Pemkab Sidoarjo terhadap dunia pendidikan.

"Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati Sidoarjo yang telah menyelenggarakan program beasiswa ini. Semoga program ini terus berlanjut sehingga semakin banyak mahasiswa dan pelajar yang terbantu untuk menyelesaikan pendidikan dan meraih prestasi," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Syaiful Bahri
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Sidoarjo, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.