TIMES SIDOARJO, SIDOARJO – Ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo, Adam Rusydi, menyampaikan apresiasi atas pengukuhan Prof. Dr. Ir. H. Adies Kadir, S.H., M.Hum sebagai Profesor Kehormatan dalam bidang Ilmu Hukum oleh Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Sabtu (29/11/2025).
Pengukuhan itu berlangsung dalam Sidang Terbuka Senat Unissula, di mana Adies Kadir menyampaikan orasi ilmiah berjudul "Revitalisasi Komisi Yudisial dalam Sistem Peradilan Indonesia".
Atas nama jajaran pengurus, relawan, dan masyarakat Sidoarjo, Adam Rusydi menyampaikan selamat serta dukungan penuh atas capaian politisi senior Partai Golkar tersebut.
Menurut Adam, penyematan gelar profesor kehormatan tersebut merupakan bentuk pengakuan akademik atas kiprah dan pengabdian Adies Kadir kepada masyarakat dan negara. Ia menilai, kepedulian Adies Kadir yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPR RI itu terhadap warga Surabaya dan Sidoarjo selama ini sangat nyata dan ditunjukkan melalui berbagai langkah langsung di lapangan.

“Beliau tidak pernah lelah membantu masyarakat Surabaya dan Sidoarjo. Tingkat kepeduliannya sangat tinggi, terutama ketika warga Sidoarjo membutuhkan bantuan. Pak Adies selalu turun tangan. Banyak persoalan yang selesai karena beliau hadir langsung. Gelar ini menunjukkan kualitas dan dedikasinya sebagai wakil rakyat,” kata Adam Rusydi usai menghadiri Sidang Terbuka Senat Unissula, Semarang, Sabtu (29/11/2025)
Ketua Komisi C DPRD Jatim itu menuturkan, kontribusi Adies Kadir tampak dari berbagai persoalan publik yang ia perjuangkan, termasuk penyelesaian sengketa tanah Egendom antara warga Surabaya dan Pertamina. Di Sidoarjo, dukungan Adies juga terwujud melalui program pemberdayaan masyarakat, ketahanan pangan, bantuan pendidikan, serta berbagai kegiatan sosial.
“Kami berharap gelar kehormatan ini menjadi energi baru bagi Pak Adies untuk terus memperluas kontribusinya di bidang pendidikan, kebangsaan, dan pelayanan publik,” ungkapnya.
Adam menambahkan, gelar tersebut sekaligus menjadi penegas perjalanan panjang Politisi Senior Partai Golkar, Adies Kadir sebagai figur publik yang tumbuh dari bawah hingga menjadi salah satu tokoh penting di tingkat nasional.

“Semoga dengan gelar ini, beliau semakin membawa manfaat bagi negara, tetap amanah dalam jabatan, dan diberkahi dalam setiap langkahnya. Bagi saya pribadi, Pak Adies adalah sosok inspiratif yang berjuang dari nothing menjadi something. Proud of you, Pak Adies Kadir,” pungkas Adam Rusydi.
Diketahui, Pengukuhan Gelar Profesor Kehormatan Adies Kadir tersebut juga dihadiri Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Selain itu juga hadir beberapa menteri, seperti Menteri Komdigi Meutya Hafid, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji dan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hadir pula sejumlah rekannya sesama legislatif di DPR RI dan DPRD Jawa Timur serta DPRD Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo dari Fraksi Partai Golkar.
Ketua DPR RI Puan Maharani dalam sambutannya mengatakan, pengukuhan ini bukan sekedar akademi. Akan tetapi, juga penegasan terhadap pentingnya tokoh yang mampu menjembatani dunia politik dan ilmu pengetahuan sehingga kebijakan negara mampu menghadirkan legitimasi yang kuat.
"Hari ini Unissula mengukuhkan kolega kami di DPR RI Bapak Adies Kadir sebagi profesor di bidang hukum. Pengukuhan bukan hanya kehormatan beliau, tapi juga kami sebagai institusi DPR RI, dan bukan sekedar akademi, tapi juga penting adanya tokoh yang bisa menjembatani politik dan pengetahuan," kata Puan Maharani.
Profil Singkat Adies Kadir
Adies Kadir lahir di Balikpapan pada 17 Oktober 1968. Ia meraih gelar Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Wijaya Kusuma (1992), kemudian gelar Sarjana dan Magister Ilmu Hukum dari Universitas Merdeka (2003 dan 2007). Gelar Doktor Ilmu Hukum ia peroleh dari Universitas 17 Agustus (2017).
Karier politiknya dimulai ketika terpilih sebagai Anggota DPRD Kota Surabaya pada 2009 dan menjabat Ketua Fraksi Golkar. Pada 2014, ia melangkah ke Senayan sebagai Anggota DPR RI. Ia pernah memimpin Mahkamah Kehormatan Dewan, menjabat Wakil Ketua Komisi III (2019–2024), dan kini mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2024–2029, mewakili Dapil Jatim I (Surabaya–Sidoarjo).
Pengukuhan sebagai Profesor Kehormatan Unissula pada 2025 menjadi penguatan terbaru atas rekam jejaknya dalam bidang hukum, pendidikan, dan pengabdian kepada bangsa.
| Pewarta | : Rudi Mulya |
| Editor | : Faizal R Arief |