https://sidoarjo.times.co.id/
Berita

Makam Praloyo Sidoarjo Kebanjiran, Pemkab Bahas Peninggian Tanggul Sungai

Selasa, 06 Januari 2026 - 21:51
Banjir Makam Praloyo Sidoarjo, Pemkab Bahas Peninggian Tanggul Sungai Komplek Makam Praloyo di Kelurahan Gebang Sidoarjo terendam banjir. (FOTO: Syaiful Bahri/TIMES Indonesia)

TIMES SIDOARJO, SIDOARJO – Komplek Makam Praloyo di Kabupaten Sidoarjo juga ikut terendam banjir akibat luapan air sungai pasca hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. 

Kondisi ini menyebabkan sejumlah area Makam Praloyo yang berlokasi di Kelurahan Gebang, Sidoarjo tidak dapat digunakan untuk mengubur jenazah. Genangan air disana mencapai 20 sentimeter pada, Selasa (6/1/2026). 

Mundu, penjaga Makam Praloyo menuturkan bahwa pihaknya harus mencarikan tempat alternatif atau yang lebih tinggi untuk bisa memakamkan jenazah.

“Kalau yang terendam air ini, tidak bisa dilakukan membuat lubang jenazah. Air-nya masuk ke dalam lubang. Alternatifnya harus mencari area yang lebih tinggi,” katanya. 

Ia menceritakan banjir di komplek Makam Praloyo memang bukan kali pertama, beberapa tahun kemarin juga sempat mengalami banjir akibat luapan air sungai. 

Namun, banjir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini tergolong cukup parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 

“Kalau hujan deras ya pasti banjir. Tapi yang sekarang cukup parah, banyak area makam yang terendam,” ungkapnya. 

Dampak dari banjir tersebut juga menganggu warga yang hendak berziarah. Samsul salah satu peziarah terpaksa menerobos genangan air untuk ziarah ke makam kerabatnya. 

“Ya kalau dari kami, saya berharap ada upaya perbaikan ya, supaya tidak banjir seperti ini terus menerus. Akses masuk juga perlu ditinggikan,” ujarnya.

Carikan Solusi Peninggian Tanggul Sungai di Area Makam Praloyo

Dinas Perumahan Pemukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (P2CKTR) Sidoarjo sedang mencari solusi untuk mengatasi banjir di area Makam Praloyo. 

Kepala Dinas P2CKTR) Sidoarjo, M. Bachruni Aryawan menuturkan bahwa banjir disana disebabkan luapan air sungai, karena tanggul sungai tersebut sepadan dengan permukaan tanah makam. 

“Ya memang salah satu solusinya dilakukan peninggian tanggul sungai,” kata Bachruni. 

Untuk melakukan peninggian tanggul, Dinas P2CKTR perlu berkordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA). Karena urusan sungai bagian dari dinas tersebut. 

“Ya saya akan berkordinasi terlebih dahulu dengan dinas PU (PUBMSDA), apakah bisa dilakukan pengingian tanggul secara permanen,” tambahnya. 

Di sisi lain, jika menurunkan mesin pompa air di area Makam Praloyo tersebut terkendala dengan tidak ada pembuangan air. Kalau dibuang ke selatan akan membanjiri kampung. 

“Kalau di sedot dengan pompa juga tidak ada tempat pembuangan air, kalau di buang ke sungai,tetap saja akan naik lagi airnya. Kalau ke selatan ada pemukiman warga,” pungkasnya. (*)

Pewarta : Syaiful Bahri
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Sidoarjo just now

Welcome to TIMES Sidoarjo

TIMES Sidoarjo is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.