https://sidoarjo.times.co.id/
Berita

Pemkab Sidoarjo Bidik Kenaikan PAD 2026

Senin, 05 Januari 2026 - 20:44
Optimalkan Parkir Digital, Pemkab Sidoarjo Bidik Kenaikan PAD 2026 Bupati Sidoarjo Subandi saat memimpin rapat bersama OPD Pemkab Sidoarjo. (Foto: Diskominfo Sidoarjo)

TIMES SIDOARJO, SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Sidoarjo menatap tahun 2026 dengan optimisme tinggi. Salah satu strategi yang disiapkan adalah mengoptimalkan seluruh potensi pendapatan asli daerah (PAD), termasuk dari sektor retribusi parkir.

Bupati Sidoarjo, Subandi, menyampaikan bahwa realisasi PAD Kabupaten Sidoarjo pada tahun anggaran 2025 mencapai Rp2,721 triliun. Capaian tersebut melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp2,691 triliun.

“Capaian ini patut disyukuri. Ke depan, kami berharap dapat ditingkatkan dengan memaksimalkan seluruh sumber pendapatan yang ada,” ujar Subandi, Senin (5/1/2026).

Selain mengandalkan pajak daerah, Subandi menilai sektor retribusi daerah masih memiliki peluang besar untuk meningkatkan PAD. Salah satunya berasal dari retribusi parkir yang saat ini telah dikelola secara langsung oleh Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Perhubungan (Dishub).

Meski target PAD secara keseluruhan telah tercapai, Subandi mengakui bahwa kontribusi dari sektor retribusi, khususnya parkir, masih belum optimal. Karena itu, ia meminta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk melakukan evaluasi dan perbaikan pengelolaan.

“Pendapatan dari parkir belum maksimal. Saya minta Dishub dan dinas lainnya terus melakukan pembenahan agar potensi yang ada bisa dimaksimalkan,” katanya saat rapat rutin coffee morning di Kantor Sekretariat Daerah Sidoarjo.

Subandi juga menekankan pentingnya penerapan sistem digital dalam pengelolaan parkir. Ia menginginkan pembayaran parkir tidak lagi dilakukan secara manual menggunakan karcis, melainkan beralih ke sistem pembayaran non-tunai.

“Pembayaran parkir perlu dikoreksi dan diperbaiki. Kita harus mulai meninggalkan karcis manual dan beralih ke sistem digital agar pendapatan retribusi bisa lebih maksimal,” tegasnya.

Menurutnya, digitalisasi parkir diyakini dapat meningkatkan transparansi sekaligus menekan potensi kebocoran retribusi. Dengan sistem pembayaran daring, data transaksi dapat tercatat secara real time dan lebih mudah diawasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo, Budi Basuki, mengatakan pihaknya saat ini tengah menyiapkan penerapan sistem pembayaran parkir elektronik. Nantinya, masyarakat dapat melakukan pembayaran parkir menggunakan QRIS.

“Pembayaran elektronik melalui QRIS sedang kami siapkan. Ini bagian dari upaya modernisasi pengelolaan parkir,” ujar Budi.

Ia menjelaskan, penerapan pembayaran non-tunai bertujuan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan retribusi parkir. Dengan sistem tersebut, Dishub optimistis target retribusi parkir tahun 2026 sebesar Rp13,5 miliar dapat tercapai.

“Pengelolaan parkir tahun ini sudah sepenuhnya ditangani Dishub. Mudah-mudahan target retribusi bisa tercapai,” katanya.

Budi menambahkan, sejak 1 Januari 2026 pengelolaan parkir resmi dilakukan oleh Dishub Sidoarjo. Pemungutan retribusi parkir telah mulai berjalan sejak Kamis (2/1/2026).

Dalam pelaksanaannya, Dishub menggandeng para juru parkir yang telah ada sebagai mitra. Saat ini terdapat lebih dari 200 juru parkir yang mengelola sekitar 200 titik parkir di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

“Pada hari pertama pemungutan, retribusi parkir yang terkumpul telah kami setorkan ke rekening bendahara penerimaan Dishub sebesar Rp25.212.000,” pungkasnya. (*)

Pewarta : Syaiful Bahri
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Sidoarjo just now

Welcome to TIMES Sidoarjo

TIMES Sidoarjo is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.